
Lampung Selatan, 21 Januari 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Lampung terus mendorong modernisasi industri kecil menengah (IKM) dengan menggagas inovasi Kompor Perebus LPG “Brichovy”. Guna memastikan keandalan dan standar keamanan operasional, Pertamina menggandeng tim pakar dari Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Industri Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk melakukan tinjauan teknis dan kajian akademis komprehensif.
Agenda yang dilaksanakan sepanjang Januari 2026 ini berfokus pada validasi ilmiah terhadap prototipe kompor yang dikembangkan oleh Pertamina. Tim ITERA melakukan serangkaian pengujian teknis, mulai dari kunjungan lapangan ke lokasi mitra pengabdian hingga analisis laboratorium menggunakan perangkat lunak canggih.
Peran kami adalah memberikan landasan akademis yang kuat terhadap inovasi yang digagas oleh Pertamina Patra Niaga. Kami melakukan simulasi Finite Element Analysis (FEA) untuk memastikan bahwa struktur kompor ini aman dan mampu menahan beban operasional industri dalam jangka panjang,” jelas perwakilan tim teknis ITERA dalam laporannya.
Hasil kajian akademis menunjukkan keunggulan signifikan kompor gagasan Pertamina ini dibandingkan metode tradisional. Dari sisi Efisiensi Termal, penggunaan LPG mampu mencapai efisiensi hingga 35,15%, jauh melampaui penggunaan kayu bakar yang hanya berada di angka 17,57%. Secara operasional, inovasi ini mampu mereduksi penggunaan massa bahan bakar hingga 6,3 kali lipat (hanya butuh 5 kg LPG untuk menggantikan sekitar 31 kg kayu bakar dalam sekali proses).
Selain efisiensi, aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang menjadi standar utama Pertamina turut divalidasi oleh tim ITERA. Kajian emisi menunjukkan bahwa kompor “Brichovy” menghasilkan polusi partikulat (PM2.5) yang sangat rendah (2,39-4,39 mg/MJ), berbanding terbalik dengan kayu bakar yang mencapai 1.380 mg/MJ. Hal ini membuktikan bahwa gagasan Pertamina ini sangat efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat bagi para perajin ikan teri.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara dunia industri dan akademisi. Dengan dukungan kajian teknis dari ITERA, kompor LPG “Brichovy” dari Pertamina Patra Niaga siap menjadi solusi standarisasi alat produksi yang efisien, aman, dan berkelanjutan bagi industri pengolahan ikan teri di Provinsi Lampung.
